LATAR BELAKANG KONSEP 4R (SAMPAH)

Posted: May 30, 2009 in Other Knowledgement
Tags: , ,

Limbah (waste/sampah) adalah material yang terbuang atau dibuang dari hasil kegiatan manusia, hewan, maupun alam yang tidak diinginkan dan belum memiliki nilai ekonomis. Limbah itu sendiri merupakan suatu hal yang tidak dapat dihindari dalam kehidupan sehari-hari sebagai akibat samping dari aktivitas-aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat. Biasanya sampah yang dihasilkan berasal dari kegiatan komersial, kegiatan industri, kegiatan pendidikan, kegiatan rumah tangga, dll.

Secara umum di seluruh kota di dunia menyatakan pertambahan penduduk suatu kawasan secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh pada meningkatnya jumlah limbah yang dihasilkan. Lalu, kemampuan konsumsi dari suatu masyarakat berhubungan dengan jumlah sampah yang dihasilkan, dimana pada masyarakat dengan sosio-ekonomi menengah ke atas akan menghasilkan jumlah sampah yang lebih besar dari masyarakat dengan sosio-ekonomi menengah ke bawah. Tingkat produktivitas dari suatu masyarakat juga berhubungan dengan jumlah sampah yang dihasilkan dimana pada masyarakat yang memiliki tingkat produktivitas lebih tinggi menghasilkan sampah yang lebih besar. Hal seperti ini membutuhkan penanganan yang serius dengan menerapkan penanganan sampah secara terpadu yang dilakukan oleh berbagai kota besar dunia.

Di Indonesia sendiri, penanganan sampah masih bersifat umum. Masih banyak daerah yang melakukan penanganan sampah dengan hanya diwadahkan, dikumpulkan, dan kemudian dibuang begitu saja (open dumping)/landfill. Jika hal ini tidak diperhatikan dengan baik maka kemungkinan besar akan menimbulkan banyak masalah sanitasi di kawasan atau wilayah tersebut.
Selain itu, permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan sampah di berbagai tempat yang timbul di berbagai daerah di Indonesia antara lain adalah penolakan kehadiran TPA, pencemaran air tanah, penyakit yang ditularkan melalui media sampah, penumpukan sampah di pinggir jalan, pembuangan sampah kesungai. Konsep daur ulang sampah untuk mengurangi permasalahan belum sepenuhnya dapat dilaksanakan dengan baik, karena belum diikuti dengan peningkatan kesediaan (willingness) dari konsumen untuk menggunakan dan memanfaatkan produk daur ulang tersebut.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s