TIMBUNAN

Posted: April 28, 2009 in Civil Engineering

Pekerjaan ini meliputi memenangkan, menggali, menempatkan, dan memadatkan material greanular yang disetujui untuk konstruksi embankment. Timbunan terbagi menjadi empat, yaitu embankment biasa, embankment pilihan, embankment pilihan untuk area rawa, dan timbunan struktur granular. Setiap timbunan embankment digunakan pada kondisi tertentu seperti embankment pilihan untuk slope stabilitation atau timbunan dimana kekuatannya adalah faktor kritis. Embankment pilihan pada area rawa menggunakan geogrid dan ditimbun, melintasi tanah rawa. Timbunan granular sendiri digunakan untuk selimut drainase.
Toleransi yang diberikan adalah level finish setelah pemadatan tak melebihi 1cm atau kurang dari 2cm dari persetujuan. Semua permukaan timbunan juga harus seragam dan memiliki butiran yang cukup untuk menjaga resapan dan aliran air permukaan. Slope embankment tak melebihi dari 10 cm. Timbunan tak boleh ditaruh dilapisan melebihi 20 cm ketebalan dipadatkan atau 10cm tebal dipadatkan.
Untuk submittal, timbunan dibawah provisi dari spek, kontraktor perlu submit ke engineer sebelum dikerjakan berupa gampar detail potongan, hasil density test atau CBR min 2%. Kontraktor perlu submit ke engineer setidaknya 14 hari sebelum penggunaan material timbunan berupa dua sampel masing-masing 50kg dan hasil tes laboratorium. Selain itu, kontraktor juga harus submit form ke engineer secepatnya dari density test dan measurement test.
Dalam embankment jalan masih digunakan, hanya dikonstruksi setengahnya, dan setengahnya tetap dibuka untuk traffic. Kontraktor perlu memperhatikan konstruksi dan risikonya pada bridge abutment Selain itu, kontraktor juga perlu menjaga kondisi lingkungan kerja tetap kering dan memiliki tempat untuk drainase jalan.

Kontraktor harus memperbaiki segala kerusakan atau ketidakstabilan tanah timbunan yang tak memenuhi syarat akibat alam, orang, atau alat dengan teknik yang sesuai dengan keadaan yang dibutuhkan. Bila timbunan tidak conform, diganti dengan membuat lepas permukaan dan memindahkan atau menambahkan material sesuai kebutuhan serta membentuk ulang dan memadatkan ulang. Bila timbunan terlalu kering untuk pemadatan dilakukan dengan mencampur air sesuai kebutuhan dan menyeluruh dengan bantuan motor grader. Bila timbunan terlalu basah untuk pemadatan dilakukan dengan menaruh di cuaca kering atau mengganti material tersebut. Bila timbunan kurang padat dilakukan pemadatan kembali.
Penempatan, penyebaran, dan pemadatan tanah timbunan tak boleh dilakukan pada cuaca hujan dan tak boleh dilakukan pemadatan selama kadar air tanah timbunan melebihi spek.
Pemilihan material tanah timbunan disesuaikan dengan jenis embankment yang akan dibuat, apa itu embankment biasa, embankment pilihan, embankment pilihan pada area rawa, dan embankment pada struktur granular.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s