Konsep Perancangan Struktur

Posted: April 30, 2009 in Civil Engineering

Konsep Perancangan Struktur

Dalam merancang suatu bangunan, perlu diketahui perilaku dari struktur tersebut. Hal yang perlu diperhatikan dalam memperhatikan perilaku struktur yang ditinjau adalah
– Setiap struktur memiliki respon yang berbeda terhadap beban yang bekerja padanya.
– Ditinjau dari segi geometri dari struktur respon struktur dapat bersifat linier dan non-linier.
– Ditinjau dari segi properti material dapat bersifat elastis dan inelastis.
– Respon struktur tergantung dari waktu, temperatur dan kondisi lingkungan.
– Respon dari struktur terhadap beban luar yang bekerja padanya dapat dilihat dari perilaku dari struktur.
– Dengan mengetahui perilaku struktur kita dapat memprediksi :
1.deformasi dari struktur akibat beban yang bekerja padanya.
2.moda keruntuhan.
3.kapasitas beban sebelum runtuh.
4.faktor keamanan yang tidak mengakibat-kan keruntuhan yang fatal.

Persyaratan Rancangan yang baik
1.Mampu memprediksi perilaku komponen dari struktur, hubungan elemen dan sistem struktur.
-Tahap planning, menentukan bentuk struktur yang akan diaplikasikan.
-Tahap analisis, menentukan model matematik berdasarkan aspek fisiknya.
-Tahap desain elemen, menentukan kekuatan material dan dimensi dari setiap komponen.
2.Dalam penentuan model matematik untuk analisis sangat tergantung dari berbagai asumsi tentang:
-model struktur: 3D atau 2D serta kondisi batas dari struktur.
-beban yang bekerja.
-properti material.
-stiffness / kekakuan.
-hubungan antar elemen/komponen struktur.
-besarnya lendutan yang diperbolehkan.

Dalam perancangan suatu bangunan, dapat menggunakan berbagai macam material. Secara garis besar material dibagi menjadi:
-Material yang getas / brittle:
seperti batu, gelas, beton dll.
-Material yang daktail / ductile :
seperti baja, aluminium.

Material beton
Keunggulan Beton:
-Bahan pembentuknya mudah didapat.
-Kekuatannya memadai (untuk tekan cenderung tinggi).
-Kekakuan yang baik.
-Tahan terhadap panas.
-Harga yang relatif ekonomis.
-Rendah perawatan
Kelemahan Beton:
-Kekuatan tarik yang rendah sehingga mudah retak akibat beban kerja.
-Perilaku yang getas (tidak daktail).
-Perilaku susut dan rangkak.
-Seringkali tidak kedap air sehingga dapat mengakibatkan kebocoran dan juga terkorosi terutama di lingkungan yang agresif.

Reinforcement
-Concrete strong in compression but weak in tension
-Steel bars or wires that resist the tensile stresses
-Type of steel reinforcement:
-Hot-rolled deformed bars
-Hot-rolled un-deform bars
-Wire fabrics
-Es=200000 MPa Es=29 x 106psi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s