HEPATITS

Posted: May 1, 2009 in News n Funs

HEPATITS

Pengertian hepatitis
Hepatitis berarti radang atau pembengkakan hati.

Penyebab hepatitis
Hepatitis bisa disebabkan oleh virus, alkohol, narkoba, obat-obatan (termasuk obat yang diresepkan), atau racun. Penyebab lainnya adalah infeksi oportunistik seperti MAC .
Hepatitis bisa mengakibatkan goresan hati (sirosis) dan gagalnya fungsi hati, yang bisa mematikan.

Masa inkubasi
Waktu terekspos sampai kena penyakit kira-kira 2 sampai 6 minggu. anda akan mengalami gejala gejala seperti demam, lemah, letih, dan lesu, pada beberapa kasus, seringkali terjadi muntah muntah yang terus menerus sehingga menyebabkan seluruh badan terasa lemas. Demam yang terjadi adalah demam yang terus menerus, tidak seperti demam yang lainnya yaitu pada demam berdarah, tbc, thypus, dll.

Gejala-gejala hepatitis :
Gejala hepatitis yang paling umum adalah
– nafsu makan hilang,
– kelelahan,
– demam,
– pegal sekujur tubuh,
– mual dan muntah
– serta nyeri pada perut.
Pada kasus yang parah dapat terjadi air seni yang berwarna gelap, buang air besar yang berwarna pucat, dan kulit serta mata yang menguning (disebut ikterus atau jaundice).

Pada umumnya hepatitis virus akut mempunyai gejala-gejala sebagai berikut :
– Tingkat awal merasa cepat lelah, tidak napsu makan, sakit kepala, pegal-pegal di seluruh badan, lemah, mual, dan kadang disertai muntah, dan selanjutnya demam.
– Fase kuning (ikterik) : ditandai dengan urin berwarna kuning kehitaman seperti air teh dan feses berwarna hitam kemerahan. Bagian putih dari bola mata, langit-langit mulut dan kulit menjadi berwarna kekuning-kuningan. Fase ini berlangsung kurang lebih selama 2-3 minggu;
– Fase penyembuhan : ditandai dengan berkurangnya gejala dan warna kuning menghilang. Umumnya penyembuhan sempurna memerlukan waktu sekitar 6 bulan .

Macam-macam hepatitis
Para ilmuwan mengetahui tujuh virus yang bisa menyebabkan hepatitis. Ini disebut virus hepatitis A, B, C, D, E, F dan G, atau 1. HAV, HBV, dan seterusnya. Lebih dari 90% kasus hepatitis disebabkan HAV, HBV dan HCV.
HAV dan HEV merupakan penyakit akut dan tidak pernah menjadi kronis.
Keduanya menular melalui kontak dengan tinja, baik secara langsung atau pun melalui makanan yang tersentuh oleh tangan yang tercemar.
Pencegahannya :
Langkah pencegahannya, yaitu :
– cuci tangan setelah dari toilet, sebelum makan dan sebelum menyiapkan makanan;
– disarankan tidak makan dengan menggunakan alat-alat makan secara – bergantian atau memakai sikat gigi bersama-sama;
– memperhatikan kebersihan lingkungan dan sanitasi ;
– Imunisasi
2. HBV.
Infeksi ini bisa ditularkan di antara anggota keluarga, melalui hubungan seks, atau kontak dengan darah yang terinfeksi. Hepatitis virus yang akut dapat sembuh dengan sendirinya, namun sejumlah besar penderita hepatitis B akan menjadi kronis. Semakin muda usis terinfeksi virus hepatitis B semakin besar kemungkinan menjadi kronis. Hepatitis kronis akan meningkatkan risiko terjadinya sirosis dan hepatoma (kanker hati) di kemudian hari. Upaya pencegahan terhadap hepatitis B, antara lain yaitu :
Imunisasi hepatitis B
– hindarkan pemakaian jarum suntik bekas, dan peralatan tato yang tidak steril.
– Hindarkan pemakaian bersama sikat gigi, pisau cukur dan alat lainnya yang dapat menimbulkan luka.
– Penderita hepatitis B dilarang minum alkohol untuk mencegah rangsangan selanjutnya pada hati.
3. HCV.
Pada hepatitis C sebagian besar penderitanya berlanjut menjadi hepatitis kronis. Seperti halnya hepatitis B kronis, hepatitis C yang kronis juga akan berkembang menjadi sirosis hati dan dapat berpotensi menjadi hepatoma. Biasanya ditularkan melalui kontak dengan darah atau jarum yang tercemar. selain itu mungkin juga melalui hubungan seksual, penggunaan sikat gigi secara bersamaan, dan dari ibu pengidap hepatitis C kepada bayinya.
4. HDV
hanya muncul pada orang dengan HBV. Penyakit pada orang yang terinfeksi HDV menjadi lebih berat dibandingkan orang yang hanya terinfeksi HBV.
Upaya pencegahan terhadap hepatitis B secara tidak langsung juga mencegah hepatitis D.
5. HEV
Tipe penularannya sama dengan virus hepatitis A yaitu melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi oleh feses.
Infeksi virus hepatitis E terutama terjadi di daerah yang tingkat kesehatan dan sanitasinya buruk, dan lebih banyak diderita oleh anak-anak dan wanita hamil.
6. HFV
sangat jarang dan belum dipahami dengan baik, bahkan ada ilmuwan yang berpendapat bahwa HFV tidak ada.

Pencegahan hepatitis
Menjaga kebersihan perorangan seperti mencuci tangan dengan teliti; orang yang dekat dengan penderita mungkin memerlukan terapi imunoglobulin. Imunisasi hepatitis A bisa dilakukan dalam bentuk sendiri (Havrix) atau bentuk kombinasi dengan vaksin hepatitis B (Twinrix). Imunisasi hepatitis A dilakukan dua kali, yaitu vaksinasi dasar dan booster yang dilakukan 6-12 bulan kemudian, sementara imunisasi hepatitis B dilakukan tiga kali, yaitu dasar, satu bulan dan 6 bulan kemudian. Imunisasi hepatitis A dianjurkan bagi orang yang potensial terinfeksi seperti penghuni asrama dan mereka yang sering jajan di luar.

Tumbuhan Obat untuk Hepatitis
Tumbuhan obat/herbal yang dapat digunakan untuk mencegah dan membantu pengobatan hepatitis diantaranya mempunyai efek sebagai hepatoprotektor yaitu melindungi hati dari pengaruh zat toksik yang dapat merusak sel hati, juga bersifat antiradang, kolagogum dan khloretik yaitu meningkatkan produksi empedu oleh hati.

Beberapa jenis tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk pengobatan hepatitis, yaitu :
– temulawak (Curcuma xanthorrhiza ),
– kunyit (Curcuma longa),
– sambiloto (Andrographis paniculata),
– meniran (Phyllanthus urinaria),
– daun serut/mirten,
– jamur kayu/lingzhi (Ganoderma lucidum),
– akar alang-alang (Imperata cyllindrica),
– rumput mutiara (Hedyotis corymbosa),
– pegagan (Centella asiatica),
– buah kacapiring (Gardenia augusta),
– buah mengkudu (Morinda citrifolia),
– jombang (Taraxacum officinale).

Berikut contoh beberapa resep herbal untuk membantu pengobatan hepatitis.

Resep 1.
30 gram temu lawak (dikupas dan diris-iris) + 15 gram sambiloto kering + 60 gram akar alang-alang. Semua dicuci, direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, disaring, airnya diminum untuk 2 kali sehari.
Resep 2.
30-60 gram daun serut/mirten segar + 60 gram pegagan + 30 gram meniran. Semua dicuci, direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, disaring, airnya diminum untuk 2 kali sehari.
Resep 3.
10 gram jamur kayu/lingzhi + 10 gram biji kacapiring (zhi zi), keduanya dicuci, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum untuk 2 kali sehari. (kedua bahan dapat dibeli di toko obat Tionghoa)
Resep 4.
60 gram rumput mutiara atau rumput lidah ular segar + 30 gram tumbuhan jombang segar + 25 gram kunyit. dicuci bersih, direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, disaring, airnya diminum untuk 2 kali sehari.

Catatan :
– pilih salah satu resep dan lakukan secara teratur
– tetap konsultasi ke dokter
– untuk perebusan, gunakan periuk tanah, panci kaca atau enamel.

sOURCE:
http://spiritia.or.id/li/bacali.php?lino=505
http://www.kafka.web.id/content/view/162/

Advertisements
Comments
  1. Apakah penyakit hepatitis itu bisa sembuh total ???

    • jefrihutagalung says:

      untuk penyakit hepatitis A & E bisa disembuhkan sempurna namun untuk hepatitis B&C biasanya tidak bisa 100% sembuh sempurna..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s