BATIK (2)

Posted: July 5, 2009 in Other Knowledgement

PERKEMBANGAN BATIK BERDASARKAN SEJARAHNYA
Sejarah perkembangan batik dapat ditelusuri dari motif yang dilukis di atas kain batik. Pelukisan motif batik diilhami dari bangunan Candi yang ada di Jawa. Bangunan Candi tersebut yang saat ini dapat ditelusuri adalah Candi Borobudur abad ke 7, Candi Dieng abad ke 9, Candi Prambanan abad ke 9.

ASAL MULA BATIK
Di tinjau dari Sejarah Kebudayaan, sejak awal bangsa Indonesia sudah mengenal 7 unsur budaya dimana batik menjadi salah satu unsur seni yang menonjol. Batik sudah menjadi daya tarik tersendiri sebagai mata dagangan seni sejak abad ke 7. Industri batik yang memanfaatkan lilin sebagai bahan pembuatannya mencapai puncaknya pada abad ke 10 yaitu pada masa Kerajaan Daha di Kediri (kira-kira tahun 1100-1222 AD). Kaisar Sung dari dinasti Tang abad ke 7 penasaran dengan kain batik, tapi dalam penelusurannya salah sasaran.
Sejak masa kolonial (1922) pemerintah kolonial sudah menyiapkan  di Batavia sebuah lembaga bernama Textiel Instituut en Batik Proef-station. Pada tahun 1930 pemerintah kolonial di Yogyakarta mendirikan lembaga Consultatie Berau Voor de Nyverheid tevens Batik voor Zuid-Midden Java

MOTIF BATIK
Motif batik itu banyak sekali. Misalnya pada batik yang dibuat secara tradisional di daerah luar Yogyakarta
-) Batik yang dibuat di daerah pesisir
-) Batik yang dibuat di daerah lain seperti Madura, dan Jawa barat.
-) Batik yang dibuat di luar pulau Jawa
-) Batik tradisional yang dijadikan komoditi perdagangan

BATIK, PERLU PINTAR!!!!
Dalam membuat batik, tidak dapat asal-asalan. Orang yang membuat batik setidaknya harus memiliki berbagai pengetahuan. Pemahaman pengetahuan yang perlu dikethui adalah tentang:
-) Aritmatika, untuk perbandingan ukuran gambar
-) Kimia, untuk mengetahui bahan kimia pembuat warna,
-) Fisika, untuk mengetahui tempratur panas pada saat malam cair dimanfaatkan untuk mencanting

FILOSOFI BATIK JAWA
Dalam batik jawa, ada filosofi yang terkandung di dalamnya. Filosofi Jawa yang berkait dengan proses pembuatan batik (membatik) adalah:
-) Sabar, artinya dapat menahan diri dari luapan emosi
-) Tekun, artinya tidak mudah putus asa dalam menghadapi kesulitan
-) Teliti, artinya mau menghadapi persoalan yang rumit
-) Rumangsa bisa mrantasi, artinya bisa menyelesaikan keruwetan
-) Bisa rumangsa sumarah, artinya bisa merasa pasrah

TEMPAT BATIK
Ada beberapa tempat di Jawa yang dikenal memiliki batik dengan ciri khusus, yaitu Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Pusat budaya Jawa, Yogyakarta dan Surakarta. Batik sedangkan Yogyakarta dan Surakarta mempunyai motif, corak, dan warna yang khusus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s