ALKOHOL DAN MINUMAN KERAS (PART 1)

Posted: August 28, 2009 in SAY NO TO DRUGS

Minuman keras sudah lama dikenal di Indonesia sejak zaman kerajaan Hindu. Masuknya agama Islam membawa pengaruh besar terhadap perilaku masyarakat karena melarang minum minuman keras. Di beberapa wilayah Indonesia berbagai jenis meinuman keras tradisionil, dibuat dari berbagai bahan yang berbeda-beda, seperti Brem, Saguer, Toak, Arak. Bahan pembuat minuman terbuat dari tape, air nira, bunga kelapa, aren. Peminumnya bukan hanya rakyat kecil tetapi juga bangsawan, pemuka adat, perhelatan, pesta kampung, pesta keluarga.

ALKOHOL
A. Pengertian
Merupakan cairan bening, mudah menguap dan mudah bergerak, tak berwarna, bau khas, rasa panas. Alkohol mudah terbakar dengan memberikan nyala berwarna biru dan tidak berasap. Namun lain dari alkohol adalah Aethanol, Ethanol, atau Ethyl Alcohol. Di perdagangan kita kenal beberapa alkohol:
-) alkohol absolut. Alkohol ini merupakan hampir alkohol murni dengan kadar alkohol dihitung sebaai C2H5OH sebesar 99.8% dan air 0.2%.
-) ethanol. Secara umum di bidang kedokteran atau farmasi bila hanya disebut Aethanolum atau alkohol saja, maka yang dimaksud adalah alkohol berkadar 95% sampai 96.8% v/v
-) ethanol dilutum. Nama lainnya adalah ethanol encer dengan kadar alkohol 69.1-71% v/v

B. Pembuatan Alkohol
-) Skala Besar
Di dalam industri, alkhohol dibuat dengan cara meragikan suatu karbohidrat (Misalnya: “tetes” sebagai sisa pada pembuatan gula pasir) kemudian disuling berulang kali atau bertingkat sampai diperoleh alkhohol sesuai dengan kadar yang diinginkan
-) Skala Kecil
Di Laboratorium, alkhohol dibuat dengan cara mereaksikan bahan kimia menggunakan katalisator ataupun tidak sampai diperoleh alkhohol yang hampir murni

C. Penggunaan Alkohol
Alkohol secara luas banyak digunakan dalam industri, laboratorium dan lain-lain. Di bidang kedokteran atau farmasi alkohol dipakai sebagai pelarut, pengawet, antiseptik, maupun sebagai pembunuh kuman. Di dalam minuman keras alkohol merupakan bahan utama dengan kadar yang bermacam-macam, misalnya: whisky, brendy, bir, anggur, juga di dalam minuman tradisional misalnya: anggur beras kencur, anggur obat dan lain-lainnya. Di negara-negara barat kasus kematian dan kecelakaan yang diakibatkan keracunan alkohol lebih besar dibandingkan di Indonesia. Pada penggunaan alkohol yang berlebihan sampai menjadi akut jarang menimbulkan kematian akan tetapi kematian sering merupakan akibat tidak langsung misalnya kecelakaan lalulintas, tenggelam, dan sebagainya.

D. Farmakologi
Pada jaringan otak, kadar alkohol lebih banyak dibandingkan dalam darah dan urine, yaitu 1,2-1,3 kali kadar alkohol dalam darah. Dalam waktu 30 menit pertama, penyerapan mencapai 58% kemudian 88% dalam satu jam pertama, selanjutnya 93% dalam 90 menit pertama. Penyerapan alkohol melalui lambung dan selaput lendir rongga mulut sedikit, yang terbanyak adalah melalui usus halus, yaitu sampai 80%
Kecepatan dan banyaknya penyerapan alkohol dalam tubuh, tergantung dari:
-) Kadar alkohol yang diminum. Makin tinggi kadar alkohol yang diminum makin cepat dan banyak alkohol yang dapat diserap oleh tubuh
-) Jumlah alkohol yang diminum, makin banyak alkohol yang diminum makin banyak kadar alkohol yang ditemukan dalam tubuh
-) Keadaan mukosa lambung dan usus, bila dalam keadaan kosong makin cepat pula penyerapan oleh tubuh
-) Kebiasaan minum, bila seseorang terbiasa meminum alkohol maka makin cepat pula penyerapan oleh tubuh
Metabolisme alkohol dalam tubuh terjadi di hati dan terjadi secara oksidasi. Kecepatan oksidasi dalam tubuh orang dewasa adalah rata-rata 10 cc sampai 15 cc tiap jam. Alkohol yang tak teroksidasi akan dikeluarkan melalui urine.

E. Keracunan
1. Terlalu banyak meminum minuman keras misalnya:
– pada pertaruhan minum-minuman keras
– krisis kejiwaan
– hanya untuk bersantai/pergaulan
– untuk bunuh diri
– pada remaja/anak-anak karena kurangnya pengetahuan tentang akibat keracunan alkohol sehingga meminum berulang-ulang
2. Karena menghirup uap alkohol
Bila menghirup uap alkohol terus menerus walaupun dalam jumlah yang kecil tetapi dalam waktu yang lama, misalnya di pabrik, di laboratorium atau pada saat menggunakan alkohol encer untuk menurunkan suhu badan (meng-kompres.

Sumber: Buku Narkoba BNN

Advertisements
Comments
  1. Salam kenal, terimakasih atas infonya, sangat bermanfaat, ada yang ingin saya tanyakan, saat ini saya sedang menggunakan alkohol 70% disemprotkan ke kasur dgn jarak 15cm tujuannya untuk menghilangkan bau ompol, yang ingin saya tanyakan, apakah akan ada dampaknya pada pernafasan, walaupun saat ini saya tidak mencium aroma alkoholnya, namun saya khawatir apakah ada residu alkohol di kasur, terimakasih..

    • jefrihutagalung says:

      Saya pun belum mendapatkan referensi efek negatif apabila seseorang menyemprotkan alkohol untuk menghilangkan bau pesing pada kasur/sofa karena metode tersebut merupakan metode umum yang digunakan untuk menghilangkan bau pesing dari kasur/sofa. Apabila anda takut menggunakan alkohol untuk menghilangkan bau pesing, anda dapat menggunakan metode lain untuk menghilangkan bau pesing. Pertama-tama ambil kain kering kemudian tempelkan pada ompol dan tekanlah agar ompol meresap. Setelah itu bagian yang terkena ompol tadi di siram dengan air panas yang campur garam. Kalau ompolnya hanya sedikit, Anda cukup menekan-nekan bekas ompol dengan menggunakan kain lap yang sudah dibasuh air panas. Setelah itu jemurlah sofa dibawah terik matahari. Jika cuaca sedang tidak bersahabat maka anda dapat mengeringkannya dengan menggunakan pengering rambut (hair dryer) dengan cara mengarahkan hair drayer tersebut ke tempat ompol menempel. Cara lain yang terbilang ampuh adalah dengan menggunakan bedak tabur. Anda cukup menaburkan bedak di tempat ompol, kemudian biarkan bedak tersebut bekerja menyerap ompol. Setelah benar-benar terserap semua bersihkan bedak yang menempel di sofa dengan lap bersih.
      Semoga menjawab pertanyaan ibu. Terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s