ALKOHOL DAN MINUMAN KERAS (PART 2)

Posted: September 3, 2009 in SAY NO TO DRUGS

A. Pengertian
Kemajuan di bidang industri antara lain berdirinya pabrik minuman keras secara sah dan legal selain mempunyai dampak positif yaitu menambah lapangan kerja, juga membawa dampak negatif yaitu di bidang pemakaian minuman keras.
Oleh sebab itu pengamanan dan pengawasan terhadap penggunaannya haruslh sangat rinci, yaitu mulai dari pembuatan, peredaran, dan penjualan minuman jeras diatur oleh pemerintah melalui peraturan perundang-undangan yang harus dipedomani oleh semua pihak yang berhubungan dengan minuman keras.
Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan, yang dimaksud dengan minuman keras adalah: “Semua jenis minuman beralkhohol tetapi bukan obat, yang meliputi: Minuman keras gol. A, minuman keras gol. B, dan minuman keras gol. C.
Minuman keras golongan A adalah minuman keras dengan kadar ethanol (C2H5OH) dari 1% sampai 5% antara lain adalah minuman seperti bintang baru, anker bir, green sand, dll.
Minuman keras golongan B adalah minuman keras dengan kadar ethanol lebih dari 5% sampai dengan 20% antara lain adalah minuman seperti whisky, malaga, Mc.Donald, dll
Minuman keras golongan C adalah minuman keras dengan kadar ethanol lebih dari 20% sampai dengan 55% antara lain adalah minuman seperti brendi, scotch brndy, dll.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s