Bahaya Susu Sapi Olahan bagi Manusia

Posted: September 30, 2009 in Other Knowledgement

Hiromi Shinya MD, dalam bukunya, The
Miracle of Enzyme, mengupas habis tentang susu. Kesimpulan ini
diperolehnya dari pengamatan selama 40 tahun membedah perut sekitar
300.000 pasien dan membandingkan dengan pola makan psien tersebut.
Hampir bisa dipastikan, orang yang minum susu setiap hari, maka
ususnya akan kotor dan bermasalah. Buku ini diberikan kata sambutan
oleh Menkes RI dan Dekan FK Unair..

Sebelum tahun 1960, penduduk Jepang tidak mengkonsumsi susu. Ternyata
penduduk Jepang yang berusia lanjut tidak ada yang menderita
osteoporosis. Sejak tahun 1960, di Jepang dipopulerkan mengkonsumsi
susu dan ternyata setelah itu dijumpai banyak sekali kasus
osteoporosis. Mengapa hal ini dapat terjadi?

Susu tinggi Kalsium dipercaya lebih mudah diserap. Saat minum susu,
konsentrasi kalsium dalam darah tiba-tiba meningkat. Ketika
konsentrasi kalsium dalam darah meningkat, tubuh berusaha
mengembalikan keadaan abnormal ini menjadi normal dengan membuang
kalsium dari ginjal melalui urine. Demikian juga tubuh melepas
sebagian kalsium dari tulang dan gigi. Dengan kata lain, jika Anda
mencoba minum susu dengan harapan mendapatkan kalsium, hasilnya
sungguh ironis, yaitu menurunnya jumlah kalsium dalam tubuh Anda
secara keseluruhan. Dari empat negara susu besar, yaitu Amerika,
Swedia, Denmark dan Finlandia yang banyak mengkonsumsi susu setiap
harinya, ditemukan banyak kasus retak tulang panggul dan osteoporosis.

Sebaliknya dengan mengkonsumsi ikan-ikan kecil dan rumput laut yang
selama berabad-abad dimakan oleh bangsa Jepang dan pada awalnya
dianggap rendah kalsium, ternyata hampir tidak ada kasus osteoporosis
di Jepang selama masa rakyat Jepang tidak minum susu.

Fakta-fakta lain tentang susu yang diperoleh adalah sebagai berikut :
Tidak ada makanan yang lebih sulit dicerna daripada susu. Kasein yang
banyak terdapat pada susu sapi, langsung menggumpal saat memasuki
lambung sehingga menjadi sangat sulit dicerna.
Komponen susu yang dijual ditoko telah dihomogenisasi dan menghasilkan
radikal bebas dan telah teroksidasi. Susu yang mengandung zat lemak
teroksidasi mengacaukan lingkungan dalam usus meningkatkan jumlah
bakteri jahat dan merusak keseimbangan flora bakteri dalam usus.
Kebanyakan susu dipasteurisasi dengan sistem UHT (Ultra High
Temperature) . Pasteurisasi ini dengan memanaskan hingga suhu 120-130
derajat selama 2 detik. Enzim sensitif terhadap panas dan mulai
terurai pada suhu 48 derajat dan pada suhu 115 derajat telah hancur
seluruhnya.
Kadar Kasein dan Laktoferin dalam susu sapi sangat berbeda jauh
dibandingkan dengan ASI. Sehingga boleh disimpulkan bahwa susu sapi
memang hanya untuk anak sapi.
Manusia dewasa tidak memiliki cukup banyak enzim laktase untuk
mengurai Laktosa dalam susu. Hal ini menyebabkan susu tidak dapat
diolah oleh pencernaan dengan baik, ditambah lagi dengan banyaknya
komponen teroksidasi menjadikan susu sangat memberatkan kerja
pencernaan.
Demikian kesimpulan tentang susu, untuk jelasnya silahkan dibaca
sendiri buku The Miracle of Enzyme yang menjadi referensi saya dalam
tulisan ini. Semoga bermanfaat.

Tambahan dari penulis:
Hasil kajian dari lembaga penelitian di Malaysia, susu kambing lebih
dekat dan sesuai dengan tubuh manusia. Jika diolah dengan baik bisa
jadi alternatif pengganti.

Info detil lihat di: http://budurl. com/pgee

Sebenarnya saya kurang paham dengan hal seperti ini. Saya juga mendapatkan info ini dari seorang teman. Jadi untuk kebenarannya, silahkan tanyakan ke orang lain yang lebih ahli dan bagi yang memiliki pendapat, diharapkan komentarnya untuk mengetahui keabsahan dari berita ini.

semoga bermanfaat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s