DAMPAK FISIOLOGIS MEROKOK PART 2

Posted: October 25, 2009 in SAY NO TO DRUGS

Berikut ini merupakan kelanjutan dari dampak fisiologis merokok.

6. Dampak rokok terhadap jantung dan pembuluh darah
Fungsi jantung dan pembuluh darah adalah membawa oksigen dan zat makanan ke seluruh tubuh serta mengangkut sisa metabolisme ke organ-organ yang sesuai untuk pembuangan misalnya gas CO melalui paru, air seni melalui ginjal, keringat melalui kulit.
Gas CO yang dihisap dari asap rokok menurunkan kapasitas sel darah merah untuk mengangkut oksigen yang sangat diperlukan bagi berfungsinya sel jaringan tubuh. Tanpa oksigen, sel tubuh akan mati. Dalam tubuh perokok, tempat untuk oksigen diduduki oleh CO. Kemampuan darah 200 kali lebih besar untuk mengikat CO dibanding oksigen. Akibatnya otak, jantung, dan organ-organ vital tubuh lainnya akan kekurangan oksigen. Secara fisik keadaan ini ditandai dengan nafas yang pendek dan dangkal.
Jika jaringan yang kekurangan oksige adalah otak, maka akan terjadi stroke (kelumpuhan). Bila yang kekurangan oksigen adalah jantung, maka akan terjadi serangan jantung.
Merokok mengakibatkan 25% kematian akibat penyakit jantung koroner. Merokok mengakibatkan serangan jantung 3 kali lebih sering pada perokok dibanding bukan perokok. Jika merokok dimulai dari usia muda, resiko mendapat serangan jantung menjadi 2 kali lebih sering dibanding tidak merokok. Serangan sering kali terjadi sebelum usia 50 tahun.

7. Dampak rokok terhadap tulang
CO, bahan utama yang keluar dari knalpot kendaraan bermotor dan asap rokok, mempunyai daya ikat yang lebih terhadap sel darah merah dibanding oksigen. Oleh karena itu, rokok mengurangi daya angkut oksigen darah perokok 15%. Akibatnya para perokok mempunyai tulang dengan densitas berkurang, lebih mudah patah (fraktur) dan membutuhkan waktu 80% lebih lama untuk penyembuhan.

8. Dampak rokok terhadap kulit
Perokok dua sampai tiga kali lebih mudah terkena psoriasis, suatu proses inlamasi kulit yang terasa gatal, dan meninggalkan guratan merah pada seluruh tubuh. Walaupun penyakit ini tidak menular, tetapi mengakibatkan peluang timbulnya melanoma (kanker kulit).

9. Dampak rokok terhadap bentuk sperma
Merokok dapat mengubah bentuk sperma dan merusak DNA, juga mengurangi jumlah sperma dan menurunkan aliran darah penis sehingga menyebabkan impotensi. Dengan demikian, perokok menjadi lebih mudah mengalami kemandulan.

10. Dampak rokok terhadap bukan perokok
Rokok yang dibakar, menghasilkan asap yang keluar 2 kali lebih banyak dibanding asap yang dihisap perokok. Bukti ilmiah menunjukkan bahwa kadar bahan berbahaya dari asap keluar ternyata lebih tinggi dibanding asap yang dihisap perokok. Kadar CO sekitar 2-4 kali lebih tinggi dan kadar nitrosamin 50 kali lebih tinggi.
Peroko pasif (walaupun tidak merokok tetapi terpaksa menghisap asap rokok sekitarnya ) akan menderita sakit karena terpapar bahan berbahaya dalam asap rokok. Perokok pasif mempunyai kemungkinan terkena knker paru 30% lebih tinggi dibanding yang tidak terpapar asap rokok. Penelitian di jepang menunjukkan bahwa istri dari seorang perokok mempunyai kemungkinan terkena kanker paru sebesar 20-50% lebih tinggi dibanding istri bukan perokok. Kematian istri perokok akibat penyakit jatung koroner lebih tinggi dibanding istri bukan perokok.
Batuk pilek pada anak perokok 10-80% lebih sering dibanding anak bukan perokok. Bronkhitis pada anak perokok 2 kali lebih sering dari pada anak buka perokok.

11. Dampak rokok terhadap wanita
-) Kanker rahim dan keguguran: Di samping meningkatnya risiko kanker leher rahim, merokok menimbulkan masalah kesuburan pada wanita dan komplikasi selama kehamilan dan melahirkan. Merokok selama kehamilan meningkatkan risiko bayi dengan berat badan lahir rendah (BB:R) yang diikuti dengan munculnya berbagai masalah kesehatan. Keguguran dapat terjadi dua sampai tiga kali lebih sering pada perokok
-) Efek kosmetika: Kulit keriput, rambut kaku, mata merah, bau tidak sedap, gigi berwarna kuning, sura serak, dan lain-lain
-) Kesuburan berkurang, menopouse dini, kalsium tulang menurun sehingga menyebabkan tulang keropos dan mudah patah

Dari sekian banyak dampk fisiologis yang dimunculkan, untuk itu
PIKIRLAH DUA KALI SEBELUM MEROKOK
DAN
BERHENTI MEROKOK DAN JANGAN MEMULAINYA!

MULAILAH HIDUP SEHAT TANPA ASAP ROKOK DARI SEKARANG!!.

Sumber: Panduan Promosi Perilaku Tidak Merokok, Departemen Kesehatan RI, 2009

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s