Indonesia Open merupakan salah satu kejuaraan badminton paling bergengsi di dunia sejak tahun 1982. Kejuaraan bulutangkis ini merupakan kejuaraaan berbintang 6 (superseries premier) bersama dengan kejuaraan bulutangkis dunia lainnya seperti China Open, Malaysia Open, Denmark Open, dan All England. Indonesia Open diselenggarakan pertama kali di Jakarta dan pernah diselenggarakan di beberapa kota di Indonesia sebagai tuan rumah diantaranya seperti Samarinda (1990), Bandung (1991), Yogyakarta (1994), dan Batam (2003). Pada tahun 2013, total hadiah yang diperebutkan adalah sebesar US$700.000 dan untuk tahun 2014, berdasarkan situs BWF, hadiah yang diperebutkan adalah US$ 750.000.

Dalam ajang Indonesia Open, Indonesia mulai kehilangan tajinya di kandang sendiri. Puncaknya pada tahun 2007 dan tahun 2009-2011, Indonesia harus puasa gelar dari ajang kejuaraan bulatangkis bergengsi ini. Sangat berbeda sekali kondisinya dengan kejuaraan yang digelar pada tahun 2001 dimana Indonesia menyapu bersih semua nomor yang ada. Saat itu Marleve Mainaky (Tunggal Putra), Ellen Angelina (Tunggal Putri), Chandra Wijaya-Sigit Budiarto (Ganda Putra), Deyana Lomban-Vita Marisa (Ganda Putri), dan Trikus Heriyanto – Emma Ermawati (Ganda Campuran) sukses mengharumkan nama Indonesia pada ajang ini dengan memenangkan semua nomor yang dipertandingkan. Namun, mulai tahun 2012, Indonesia mulai menempatkan kembali wakilnya menjadi juara di salah satu nomor yang dipertandingkan seperti tahun 2012, Simon Santoso memenangkan nomor tunggal putra dan tahun 2013 ganda campuran Indonesia memenangkan nomor ini atas nama Mohamad Ahsan – Hendra Setiawan.

DJARUM INDONESIA OPEN SUPER SERIES PREMIER 2013

poster-djarum-indonesia-open-ss-premier-2013

Pada Tahun 2013, Indonesia Open atau nama lengkap kejuaraan ini adalah Djarum Indonesia Open Super Series Premier (DIOSPP) 2013 diselenggarakan di Istora Senayan Jakarta pada tanggal 10-16 Juni 2013. Yang keluar sebagai juara pada edisi kali ini adalah :

Tunggal Putra : Lee Chong Wei (Malaysia)

Tunggal Putri : Li Xuerui (China)

Ganda Putra : Mohamad Ahsan – Hendra Setiawan (Indonesia)

Ganda Putri : Bao Yixin – Cheng Shu (China)

Ganda Campuran : Zhang Nan – Zhao Yunlei (China)

Pada pagelaran kali ini, saya sempat menyaksikan secara langsung pada babak perempat final di Istora Senayan pada tanggal 14 Juni 2013. Situasi di Istora Senayan sungguh meriah. Dengan tema “Pride of the Nataion”, Istora Senayan berubah menjadi ikon bulutangkis dunia sesaat dengan menjadi tempat penyelenggaraan Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2013. Dengan adanya “monumen” bulutangkis khusus yang merupakan ikon dalam penyelenggaraan kali ini, membuat banyak supporter mengabadikannya dengan berfoto.

CAM00268

(Gambar diambil saat googling di dansapar.com)

Saat itu, saya hanya menyaksikan beberapa pertandingan. Pertandingan pertama yang saya ikuti adalah Tommy Sugiarto (Indonesia) vs Gurusaidutt R.M.V. (India) dimana akhirnya Tommy memenangkan game ini dalam 3 set dengan skor 19-21, 21-11, 21-10. Tommy harus susah payah menakhlukan lawannya tersebut dalam waktu 68 menit.

Image

Pada waktu yang bersamaan juga, di lapangan tengah berlangsung pertandingan sangat menarik antara Lee Chong Wei (Malaysia) vs Boonsak Ponsana (Thailand). Sayangnya wakil dari Thailand tersebut tidak dapat berbuat banyak saat melawan tunggal putra malaysia peringkat satu dunia tersebut dimana pertandingan hanya berlangsung 28 menit dalam dua set dengan skor 21-10, 21-7 atas kemenangan Lee Chong Wei.

Image

Selanjutnya pertandingan yang sangat saya nantikan adalah pasangan ganda campuran Indonesia yaitu Tontowo Ahmad – Liliyana Natsir dimana mereka melawan ganda campuran asal Malaysia atas nama Chan Peng Soon – Goh Liu Ying. Pasangan ganda campuran Indonesia ini menang cukup mudah atas pasangan ganda campuran asal Malaysia dengan skor 21-15, 21-16 dalam waktu 45 menit.

Image

Sayangnya, ganda putri Indonesia atas nama Nintya Krishninda Maheswari – Greysia Polii harus takhluk atas pasangan ganda putri China atas nama Bao Yixin – Cheng Shu yang keluar menjadi juara ganda putri pada ajang DIOSSP 2013. Pasangan ganda putri China ini menang dua set langsung dengan skor 21-15, 22-20 dalam waktu 47 menit.

Saat pertandingan berlangsung, khususnya saat pertandingan yang mempertandingkan nomor-nomor dengan wakil Indonesia, keadaan di dalam Istora Senayan sangatlah semarak dengan yell-yell dukung “INDONESIA” untuk menyemangati para atlet yang berlaga pada ajang ini. Walaupun ada beberapa hal yell-yell yang menunjukkan kurang sportifnya supporter Indonesia dimana saat lawan yang menerima/mengembalikan serve, para supporter menjatuhkan mental lawan dengan teriakan “oohh”.  Namun secara keseluruhan, ajang Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2013 sangatlah menarik dan sangat berkesan. Dengan ikon “monumen” bulutangkis yang ada, stand para artis, dan adanya banner besar untuk para supporter membubuhkan tanda tangannya di dekat pintu masuk untuk memberikan dukungan lewat tulisan kepada para atlet yang berlaga di ajang ini. Kemasan ajang ini sangatlah menarik, suasana di dalam istora dan di luar istora sangatlah berbeda. Di dalam Istora, supporter akan merasakan tegang namun bersemangat mendukung wakil-wakil Indonesia, namun di luar Istora supporter dapat relax dengan berbagai macam booth yang tersedia mulai dari booth makanan, booth para artis, booth game, ataupun booth lainnya yang sangat menarik.

INDONESIA OPEN SUPER SERIES PREMIER 2014

Dari jadwal kejuaraan bulutangkis yang dikeluarkan oleh BWF, Indonesia Open akan digelar pada tanggal 17-22 Juni 2014 di Jakarta dengan total hadiah yang diperebutkan adalah US$ 750.000. Untuk tahun ini, direncanakan Djarum bukanlah sponsor utama dari kejuaraan dunia bulutangkis bintang enam ini. Penyelenggara akan mencari sponsor lain karena adanya peraturan BWF yang melarang produk yang berbahaya bagi kesehatan menjadi sponsor dalam ajang kejuaraan dunia bulutangkis.  Untuk ajang kali ini, saya berencana untuk datang kembali, support atlet Indonesia yang berlaga. Saya berharap banyak kompetisi super series premier tahun ini, semoga memberikan tontonan dan kemasan yang jauh lebih menarik lagi dibanding dengan edisi sebelumnya. Mari kita nantikan bersama kompetisi bergengsi kejuaraan bulutangkis tingkat dunia di Indonesia ini yaitu Indonesia Open Super Series Premier 2014

BCA Menjadi Sponsor Utama Indonesia Open Super Series Premiere 2014

BCA Indonesia Open 2014

Logo Resmi BCA Indonesia Open 2014

Untuk kejuaraan bulutangkis internasional Indonesia Open Super Series Premiere 2014, Bank BCA menjadi sponsor utama dan bekerja sama dengan Djarum Foundation dalam menyelenggarakan salah satu event bulutangkis terakbar di dunia ini. Dikabarkan bahwa total hadiah yang diperebutkan pun bertambah menjadi US$ 800.000 dimana sebelumnya berdasarkan situs BWF, kejuaraan sekelas Super Series Premiere ini berhadiah hanya US$ 750.000. Kejuaraan Indonesia Open Super Series Premiere merupakan kejuaraan bulutangkis internasional dengan total jumlah hadiah terbesar.

Berdasarkan situs resmi Bank BCA, PT Bank Central Asia Tbk melalui program Bakti BCA menyatakan dukungannya pada salah satu cabang olahraga yang telah membawa nama Indonesia di tingkat internasional, yaitu bulutangkis. Dukungan ini dibuktikan dengan penandatanganan nota kesepahaman Indonesia Open Super Series Premier yang kini mengusung nama

BCA Indonesia Open MetLife BWF World Super Series Premiere 2014

Penandatanganan dilakukan oleh Wakil Presiden Direktur BCA Eugene Keith Galbraith, Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Gita Wirjawan yang berlangsung di Menara BCA, Rabu (14/5) dan disaksikan oleh Direktur BCA Subur Tan dan Sekretaris Perusahaan BCA Inge Setiawati. BCA Indonesia Open Super Series Premiere 2014 sendiri akan digelar mulai tanggal 17 Juni sampai dengan 22 Juni tahun 2014.

BCA Indonesia Open

Untuk mengetahui jadwal kalender bulutangkis dunia tahun 2014 dari BWF dapat klik disini.

Unggulan Dalam Ajang BCA Indonesia Open 2014

MS :

1. Lee Chong Wei

2. Chen Long

3. Jan O Jorgensen

4. Kenichi Tago

5. Tommy Sugiarto

6. Du Pengyu

7. Son Wan Ho

8. Boonsak Ponsana

WS :

1. Li Xuerui

2. Wang Shixian

3. Wang Yihan

4. Ratchanok Intanon

5. Sung Ji Hyun

6. Bae Yeon Ju

7. Tai Tzu Ying

8. Saina Nehwal

MD : 

1. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan

2. Mathias Boe/Carsten Morgensen

3. Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa

4. Kim Ki Jung/Kim Sa Rang

5. Lee Sheng Mu/Tsai Chia Hsin

6. Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong

7. Liu Xiaolong/Qiu Zihan

8. Gideon Markus Fernaldi/Markis Kido

WD :

1. Bao Yixin/Tang Jinhua

2. Christina Pedersen/Kamilla Rytter Juhl

3. Wang Xiaoli/Yu Yang

4. Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi

5. Jang Ye Na/So Young Kim

6. Reika Kakiiwa/Miyuki Maeda

7. Nintya Krishinda Maheswari/Greysia Polii

8. Tian Qing/Zhao Yunlei

😄 :

1. Zhang Nan/Zhao Yunlei

2. Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir

3. Xu Chen/Ma Jin

4. Joachim Fischer Nielsen/Christina Pedersen

5. Chris Adcock/Gabrielle Adcock

6. Markis Kido/Pia Zebaidah

7. Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam

8. Ko Sung Hyun/Kim Ha Na

Bila anda ingin melihat hasil draw BCA Indonesia Open 2014 untuk Mens Single, Womens Single, Mens Double, Womens Double, dan Mixed Double, klik disini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s