LIVERPOOL FC – YOU’LL NEVER WALK ALONE

Posted: February 9, 2014 in News n Funs
Tags: , ,

Liverpool FC atau biasa disebut dengan “The Reds / Si Merah” adalah salah satu klub sepakbola asal inggris yang paling tersohor di dunia. Hal ini terbukti dengan banyaknya kejuaraan dimana “Si Merah” menjadi kampiun dari berbagai kompetisi baik domesik, regional, bahkan tingkat dunia. Oleh karena itulah, tidak salah rasanya untuk mengulas lebih jauh mengenai Liverpool FC.

Image

SEJARAH LIVERPOOL FC – SI MERAH

Image

Liverpool didirikan pada tanggal 15 Maret 1892 sebagai akibat perseteruan antara Komite Everton FC dengan John Houlding sebagai Presiden Klub yang juga pemilik stadion Anfield. Sebelumnya pada tahun 1891 John Houlding, sebagai penyewa dari Stadion Anfield, membeli tanah tersebut secara langsung dan mengusulkan meningkatkan harga sewa dari £ 100 sampai £ 250 per tahun. Everton, yang telah bermain di Anfield selama tujuh tahun, menolaknya dan terjadi perseteruan.
Akibat dari perseteruan itu, Everton akhirnya pindah ke stadion Goodison Park dan John Holding menjadikan stadion Anfield sebagai kandang Liverpool sampai sekarang.
Klub sempat diberi nama Everton FC and Athletic Grounds, Ltd., atau diringkas Everton Athletic, namun Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menolak mengakui ada dua tim bernama Everton. Pada bulan Juni 1892, John Houlding akhirnya memilih nama Liverpool F.C. sebagai nama baru, dan Liverpool menjelma menjadi kekuatan serius di kompetisi sepak bola Inggris.
Mengawali debutnya sebagai klub sepak bola profesional Liverpool bermain di Liga Lancashire dan berhasil menjadi juara sebelum akhirnya bergabung dengan Divisi II Liga Inggris (sekarang bernama Football League Championship) pada musim 1893-94. Pada musim pertamanya di Divisi II, Liverpool langsung menjadi juara dan berhak untuk promosi ke Divisi I (sekarang bernama Liga Primer Inggris). Liverpool tidak menunggu lama untuk menjadi juara liga, karena pada musim pertamanya di Divisi I ini (1900-01), Liverpool sukses menjuarai Divisi I dan mengulanginya lagi lima tahun kemudian

LIVER BIRD – LOGO LIVERPOOL FC

Image

Liver bird sudah lama menjadi simbol Liverpool FC. Diambil dari lambang pasukan kerajaan, logo tersebut pertama kali dipakai pada abad ke-20, sebagai medali juara kepada pemain yang memenangi Liga Inggris pada 1901. Logo tersebut kemudian muncul di bendera klub saat menjuarai liga pada 1922, kaver program sejak 1935, juga muncul di gambar yang diambil pada 1930-an. Gambar itu memperlihatkan para pemain di Anfield mengenakan kostum logo Liver Bird.
Dua dekade berselang, logo tersebut muncul pada 1950. Tepatnya pada final kedua Piala FA sekaligus penampilan perdana LFC di Wembley. Hari itu menjadi waktu yang bersejarah bagi Liverpool karena Liver Bird terpasang di jersey para pemain. Selama lima tahun berikutnya, Liverpool beberapa kali memakai kostum yang sama seperti dikenakan di Wembley. Setelah sebelumnya hanya pada laga kandang, Liver Bird akhirnya terpasang di jersey utama Liverpool mulai musim 1955-56 dengan tulisan “L.F.C” di bagian bawahnya.
Logo di jersey itu dipakai hingga 14 tahun berikutnya. Bentuk seragam juga ikut berubah. Pengecualian terjadi pada 1 Mei 1965 pada laga final Piala FA melawan Lees Uited di Wembley. Gambar Liver Bird menyatu dengan kostum, tidak lagi ditempelkan terpisah. Pada 1969, bentuk oval yang mengelilingi Liver Bird dihilangkan. Daya magis kostum baru itu langsung terlihat saat menang 4-1 atas Wembley pada pembukaan musim baru.
Selama lebih dari dua dekade berikutnya, logo tersebut mengiringi kejayaan Liverpool di Inggris maupun dunia. Perubahan kecil terjadi hanya pada saat warna berubah dari putih ke kuning pada 1976-77, dan kembali saat musim 1985-86. Pengecualian terjadi pada final Piala Champions 1977. Pada laga tersebut, Liver Bird dikelilingi dua lingkaran ganda.
Musim panas 1987, terjadi perubahan besar di Anfield. Ian Rush hengkang ke Juventus. John Barnes dan Peter Beardsley didatangkan untuk menggantikan Rush. Pada periode itu, logo klub mulai dipakai untuk keperluan administrasi dan komersial. Tulisan L.F.C di bawah logo juga sudah tidak ada.
Perubahan kembali terjadi pada 1992 itu memperingati 100 tahun berdirinya klub. Liver Bird lantas dibuat lebih kecil. Musim panas 2012, logo kembali berganti. Liver Bird berwarna kuning berdiri tunggal. Sama seperti dengan logo yang dipakai Liverpool pada masa jaya periode 1970-1980an.

JERSEY LIVERPOOL FC DARI MASA KE MASA

Jersey merupakan salah satu item yang paling diburu dan sangat dinantikan dalam setiap awal musim kompetisi baik oleh fans maupun oleh media massa. Mereka sangat tertarik dengan corak terbaru dari jersey tim sepakbola seperti Liverpool FC. Liverpool FC sendiri ternyata tidak menggunakan warna merah pada awal mula terbentuk dimana “Si Merah” menggunakan jersey dengan warna dasar Biru-Putih-Biru. LFC menggunakan jersey dengan warna dasar merah pada kompetisi musim 1896/1897.

Image

Image

Image

Image

SPONSORHIP

Sponsorship merupakan kerjasama yang dilakukan oleh sebuah tim sepakbola dengan berbagai merchant dari berbagai perusahaan seluruh dunia dimana kerjasama ini saling menguntungkan. Sebuah tim sepakbola mendapatkan dana segar untuk memutar roda perekonomian klub sedangkan pihak sponsor dengan berbagai brand dapat melakukan segala kegiatan yang berbentuk promosi/sponsor sesuai dengan kontrak kerja sama sponsorship yang berlaku. Dari masa ke masa, Liverpool FC melakukan sponsorhip dengan berbagai brand ternama yang berbeda dari masa ke masa. Hal ini pun dapat dilihat pada jersey “Si Merah” sepanjang masa di atas. Berikut merupakan brand sponsor dan pemasok kostum yang pernah bekerja sama dengan LFC dari masa ke masa.

Sponsorship LFC

TROFI JUARA LIVERPOOL FC

Liverpool FC merupakan salah satu klub sepakbola asal inggris yang paling fenomenal di dunia. Berbagai kompetisi tingkat domestik, regional bahkan dunia telah “Si Merah” juarai. Berikut ini merupakan berbagai trofi juara Liverpool FC

18 gelar Juara Liga Utama Inggris yaitu pada tahun 1900-01, 1905-06, 1921-22, 1922-23, 1946-47, 1963-64, 1965-66, 1972-73, 1975-76, 1976-77, 1978-79, 1979-80, 1981-82, 1982-83, 1983-84, 1985-86, 1987-88, 1989-90
5 gelar Juara Liga Champions yaitu pada tahun 1976-77, 1977-78, 1980-81, 1983-84, 2004-05
7 gelar Juara FA Cup yaitu pada tahun 1964-65, 1973-74, 1985-86, 1988-89, 1991-92, 2000-01, 2005-06
8 gelar Juara Piala Liga yaitu pada tahun 1980-81, 1981-82, 1982-83, 1983-84, 1994-95, 2000-01, 2002-03, 2011-2012
3 gelar Juara UEFA Cup yaitu pada tahun 1972-73, 1975-76, 2000-01
3 gelar Juara Piala European Super Cup yaitu pada tahun 1977, 2001, 2005
1 gelar Juara Super Cup yaitu pada tahun 1985-86
15 gelar Juara FA Charity Shield / Community Shield yaitu pada tahun 1964*, 1965*, 1966, 1974, 1976, 1977*, 1979, 1980, 1982, 1986*, 1988, 1989, 1990*, 2001, 2006
4 gelar Juara Division Dua yaitu pada tahun 1893-94, 1895-96, 1904-05, 1961-62
1 gelar Juara Lancashire League yaitu pada tahun 1892-93
3 gelar Juara Carlsberg Trophy yaitu pada tahun 1997-98, 1998-99, 1999-2000
18 gelar Juara Reserve Division One / Divisi Satu untuk cadangan yaitu pada tahun 1956-57, 1968-69, 1969-70, 1970-71, 1972-73, 1973-74, 1974-75, 1975-76, 1976-77, 1978-79, 1979-80, 1980-81, 1981-82, 1983-84, 1984-85, 1989-90, 1999-2000, 2007-08
1 gelar Juara Barclays Reserves National Champions yaitu pada tahun 2007-08
3 gelar Juara FA Youth Cup yaitu pada tahun 1995-96, 2005-06, 2006-07

LIRIK LAGU ” YOU’LL NEVER WALK ALONE”

Theme song merupakan salah satu faktor penting dalam sebuah klub sepakbola. Begitu halnya dengan Liverpool FC. Theme song yang menjadi andalan LFC adalah Lagu “You’ll Never Walk Alone”. Berikut merupakan lirik lagu tersebut.

Image
When you walk through a storm
Hold your head up high
And don’t be afraid of the dark
At the end of the storm
Is a golden sky
And the sweet silver song of a lark
Walk on through the wind
Walk on through the rain
Tho’ your dreams be tossed and blown
Walk on, walk on
With hope in your heart
And you’ll never walk alone
You’ll never walk alone
When you walk through a storm
Hold your head up high
And don’t be afraid of the dark
At the end of the storm
Is a golden sky
And the sweet silver song of a lark
Walk on through the wind
Walk on through the rain
Tho’ your dreams be tossed and blown
Walk on, walk on
With hope in your heart
And you’ll never walk alone
You’ll never walk alone

TRAGEDI HEYSEL

Tragedi Heysel terjadi pada tanggal 29 Mei 1985 di mana pada saat itu tengah terjadi pertandingan antara Liverpool dan Juventus di Piala Champions (saat ini Liga Champions). Peristiwa ini merupakan sejarah buram persepak bolaan Inggris pada tahun itu, karena saat itu klub-klub Inggris sedang jaya-jayanya. Karena peristiwa ini pula tim-tim dari Inggris dilarang bermain di tingkat internasional selama 5 tahun lamanya. Peristiwa ini bermula dari fans masing-masing klub yang saling mengejek dan melecehkan. Lalu tiba-tiba sekitar satu jam sebelum kick off kelompok hooligan Liverpool menerobos pembatas masuk ke wilayah tifosi Juventus. Tidak terjadi perlawanan karena yang berada di bagian tersebut bukanlah kelompok Ultras. Pendukung Juventus pun berusaha menjauh namun kemudian sebuah tragedi terjadi. Dinding pembatas di sektor tersebut roboh karena tidak kuasa menahan beban dari orang-orang yang terus beruhasa merangsek dan melompati pagar. Ratusan orang tertimpa dinding yang berjatuhan. Akibat peristiwa ini sebanyak 39 orang meninggal dunia dan 600 lebih lainnya luka-luka.
Meskipun terjadi peristiwa yang mengenaskan dengan jumlah korban yang begitu besar, panitia memutuskan untuk terus melanjutkan pertandingan. Kick off dilakukan setelah kapten kedua kesebelasan meminta penonton untuk tenang. Alasan lain adalah untuk meredam atmosfer kerusuhan yang mulai menyebar. Tifosi Ultras Juventus di bagian lain stadion sempat akan melakukan pembalasan. Mereka mencoba untuk bergerak ke arah pendukung Liverpool namun berhasil dicegah satuan keamanan. Dengan dimulainya pertandingan maka suasana bisa mulai dikendalikan. Pertandingan itu sendiri dimenangi Juventus dengan hasil akhir 1 – 0. Michel Platini mencetak gol semata wayang Juventus dari titik penalti setelah Michael Platini dilanggar oleh pemain Liverpool.

TRAGEDI HILLSBOROUGH

Tragedi Hillsborough adalah tragedi yang mengakibatkan kematian para penonton sepak bola karena saling berjejalan pada tanggal 15 April 1989 di Hillsborough, yang menjadi kandang dari Sheffield Wednesday di kota Sheffield, Inggris. Peristiwa tersebut mengakibatkan 96 orang meninggal dunia yang semuanya adalah pendukung Liverpool F.C.). Jumlah korban meninggal tersebut tercatat sebagai jumlah tertinggi dalam kecelakaan di stadium dalam sejarah Britania Raya dan tetap menjadi rekor tragedi terbesar yang berhubungan dengan stadion sepak bola di Britania Raya.
Pada saat itu adalah pertandingan semi final Piala FA yang mempertemukan Liverpool dan Nottingham Forest. Tragedi Hillsborough adalah peristiwa kerusuhan fans di stadion kedua yang melibatkan Liverpool F.C., setelah Tragedi Heysel pada 1985.
Belakangan berdasarkan hasil penyelidikan dinyatakan bahwa peristiwa tersebut dikarenakan kelalaian pihak kepolisian dan kesalahan pembaritaan oleh The Sun hingga terjadi boikot terhadap The Sun dengan slogannya Don’t Buy The Sun. Hal ini membuat PM Inggris David Cameron pun menyatakan permintaan maafnya kepada para keluarga korban.

SITUS RESMI LIVERPOOL FC, FANS CLUB, DAN MERCHANDISE LFC

http://www.liverpoolfc.com/
http://indonesia.liverpoolfc.com/
http://www.big-reds.org
@LFC
http://www.planetsports.net/liverpoolfc-all

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s