Singapore Open Super Series merupakan salah satu kejuaraan bulutangkis tingkat dunia bintang lima atau skala super series (satu tingkat dibawah kejuaraan superseries premier seperti Indonesia Open dan All England).

SEJARAH SINGKAT SINGAPORE OPEN 

Kejuaraan bulutangkis Singapore Open dimulai sejak tahun 1987 dan mulai menjadi salah satu ajang kejuaraan bulutangkis bergengsi di dunia dengan kepercayaan BWF menempatkan Singapore Open menjadi kejuaraan bulutangkis bintang lima atau skala super series.Misbun Sidek merupakan juara tunggal putra pertama kali dalam ajang Singapore Open. Liem Swee King/Bobby Ertanto merupakan pasangan ganda putra pertama yang menjuarain kejuaraan ini. Dari tahun ke tahun penyelenggaraan kejuaraan Singapore Open, banyak pemain bulutangkis top dunia yang ikut serta.

OUE SINGAPORE OPEN SUPER SERIES 2014

Pada tahun 2014, Singapore Open Super Series baru saja selesai dilaksanakan. Singapore Open Super Series 2014 berlangsung dari tanggal 08 April – 13 April 2014 di Singapore Indoor Stadium. Singapore Indoor Stadium merupakan tempat berbagai penyelenggaraan multi-sport, entertainment, dan penyelenggaraan komunitas lainnya skala internasional. Dibangun tahun 1989, Singapore Indoor Stadium memakan biaya konstruksi sebesar US$ 90 juta dengan daya tampung kapasitas penonton sekitar 4.000-13.000 penonton. Singapore Open 2014 disponsori oleh OUE dan berhadiah total US$ 300.000.

How To Get To Singapore Indoor Stadium?

Dengan Kereta : Berhenti di stasium Stadium MRT (Circle Line).

Dengan Bus : Dari stasium MRT Kallang (Jalur East-West), Naik Bus No.11 dari Geylang Lorong 1 melintasi Sims Avenue, estimasi waktu 10 menit

 

SITUS YANG BERHUBUNGAN DENGAN SINGAPORE OPEN 2014

Situs resmi Singapore Open 2014 : http://singaporebadmintonopen.sg/

Situs Tournament Software – Singapore Open 2014: http://tournamentsoftware.com/sport/tournament.aspx?id=7C9CED65-69B7-46B2-9D1D-10F84732B776

Rangking Dunia BWF : http://www.bwfbadminton.org/page.aspx?id=14955

 

PERTANDINGAN FINAL SINGAPORE OPEN 2014

Pada babak final OUE Singapore Open Super Series 2014, Indonesia menempatkan 3 wakilnya di final, yaitu satu wakil di tunggal putra atas nama Simon Santoso dan 2 wakil di ganda campuran atas nama Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir dan Riky Widiyanto/Puspita Richi Dili.

Pada partai final, pertandingan pertama yang dimainkan adalah nomor ganda campuran yang mempertandingkan all Indonesia final. Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir (unggulan pertama) ditantang Riky Widiyanto/Puspita Richi Dili (unggulan kedelapan). Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir, yang tahun ini menjuarai All England 2014, memenangkan pertandingan ini dengan skor 21-15, 22-20 dalam waktu 43 menit. Dengan menjadi juara Singapore Open 2014, Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir berhak atas hadiah US$ 23.700 dan Riky Widiyanto/Puspita Richi Dili berhak atas hadiah US$ 11.400.

Video Final Ganda Campuran Singapura Open 2014

Nomor selanjutnya yang dipertandingkan adalah tunggal putri. Pada nomor ini mempertandingkan all china final dimana Wang Yihan (unggulan kedua) menantang Li Xuerui (unggulan pertama). Wang Yihan kembali unggul melawan Li Xuerui dengan skor 21-11, 21-19 dengan waktu 45 menit.

Video Final Tunggal Putri Singapore Open 2014

Di nomor ganda putra, pasangan ganda putra asal China, Cai Yun/Lu Kai menang atas pasangan ganda putra china taipei, Lee Sheng Mu/Tsai Chia Hsin dengan skor 21-19, 21-14 dalam waktu tempo pertandingan 42 menit.

Video Final Ganda Putra Singapura Open 2014

Nomor selanjutnya yang dipertandingkan adalah ganda putri dimana pasangan ganda putri asal China atas nama Bao Yixin/Tang Jinhua kembali membawa pulang trofi juara Singapore Open 2014. Bao Yixin/Tang Jinhua dipaksa bermain 3 set melawan ganda putri Denmark, Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl dengan skor 14-21, 21-19, 21-15 dengan waktu 1 jam 11 menit.

Video Final Ganda Putri Singapore Open 2014

Asa Indonesia dijawab manis oleh Simon Santoso setelah di nomor tunggal putra, Simon Santoso yang harus masuk melalui babak kualifikasi pada kejuaraan ini melawan Lee Chong Wei (unggulan pertama) asal Malaysia. Simon Santoso menang cukup mudah dalam dua set dengan skor 21-15, 21-10 dalam waktu 48 menit. Sebelum melawan Lee Chong Wei di final, Simon Santoso berhasil menumbangkan lawan-lawannya seperti Du Pengyu di semifinal dengan pertandingan sulit dimana Du Pengyu dipaksa bermain 3 set dan harus menerima kekalahannya dengan skor 16-21, 21-17, 21-17 dalam waktu 1 jam 13 menit. Sukses Simon Santoso yang ditunjukkan di final tunggal putra Singapura Open 2014, melanjutkan performa baiknya setelah sebelumnya dalam ajang Yonex-Sunrise Malaysia GP Gold 2014, Simon Santoso menjadi yang terbaik dalam ajang tersebut setelah di partai puncak Simon Santoso yang hanya unggulan kelima belas mengalahkan Sourabh Varma (Unggulan kedelapan asal India) dengan skor 15-21, 21-16, 21-19.

 Video Pertandingan Final Tunggal Putra Singapore Open 2014

 

Dengan hasil ini, Indonesia berhasil merebut dua gelar dan China merebut tiga gelar di ajang OUE Singapore Open Super Series 2014.

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s