BERPETUALANG DI OBJEK WISATA KAWASAN KRAKATAU, LAMPUNG (PULAU SEBUKU, PULAU SEBESI, PULAU UMANG-UMANG, GUNUNG ANAK KRAKATAU, DAN LAGOON CABE GUNUNG RAKATA)

Posted: May 2, 2014 in News n Funs
Tags: , , , , , , ,

Provinsi Lampung mulai banyak dilirik oleh wisatawan lokal, khususnya wisatawan jabodetabek, banten, bandung, dan sekitarnya. Hal ini disebabkan keindahan alam Lampung yang tergolong masih asri dan menawarkan berbagai destinasi wisata yang menarik, mulai dari melihat lumba-lumba di teluk kiluan, snorkling di kawasan pulau pahawang, berselancar di pantai tanjung setia, dan tidak lupa untuk dicatat adalah kawasan gunung krakatau.

Kawasan gunung krakatau mulai menjadi destinasi menarik bagi wisatawan asal ibukota jakarta dan sekitarnya karena biasanya paket wisata yang ditawarkan tidak hanya mendaki gunung anak krakatau tetapi juga melihat keindahan pantai dan surga bawah laut di pulau-pulau terdekat kawasan krakatau.

Pada bulan April 2014, saya berkesempatan mengunjungi kawasan wisata krakatau dengan mengikuti rombongan backpacker dari suatu situs backpacker domain indonesia. Dengan budget yang tergolong minim, hanya Rp 330.000, exclude peralatan snokling. Kami memulai petualangan dari Pelabuhan Merak, Banten. Tiket menyebrang dari Pelabuhan Merak, Banten ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung adalah Rp 13.000 / orang untuk dewasa dan Rp 8.000 / orang untuk anak-anak.

Jangkar kapal pun dinaikan sekitar pukul 01.30 pagi, kami pun berlayar dari Pelabuhan Merak dan berlabuh di Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 05.00 pagi. Selanjutnya, dari Bakauheni, rombongan menyewa angkutan umum menuju dermaga canti, Kalianda, Lampung. Waktu yang ditempuh sekitar 45 menit. Dari dermaga canti, rombongan pun menyewa kapal yang digunakan selama dua hari berpetualang di kawasan krakatau.

Dermaga Canti, Kalianda, Lampung

Destinasi wisata yang dilakukan adalah untuk hari pertama singgah melihat keindahan pantai di Pulau Sebuku Kecil, dilanjutkan snorkling di sekitar Pulau Sebuku Besar. Lalu pergi ke Pulau Sebesi untuk beristirahat sebentar dan melanjutkan ke snorkling di Pulau Sebesi di sore hari. Dari Pulau Sebesi, singgah ke Pulau Umang-umang untuk melihat keindahan pantai dan karang di pulau tersebut. Untuk hari kedua, rombongan berangkat sekitar pukul 04.30 pagi menuju gunung anak krakatau dan dilanjutkan snorkling di dekat perairan gunung rakata, lagoon cabe.

Pulau Sebuku Kecil

Pulau Sebuku Kecil

Kapal Berlabuh di Pulau Sebuku Kecil

Pulau Sebuku adalah sebuah pulau yang terletak di selat Sunda yang terletak di sebelah selatan perairan Kabupaten Lampung Timur. Pulau ini letaknya berada di sebelah utara dari pulau Sebesi dan timur pulau Serdang dan pulau Legundi. Dari dermaga canti, perjalanan menggunakan perahu motor memakan waktu kurang lebih satu jam. Pulau Sebuku Kecil memiliki karakteristik pantai pasir putih, dengan berbagai puing karang disekitar pantai, air laut jernih dengan gradasi biru yang memanjakan mata.

Kejernihan Air Pulau Sebuku Kecil

Pemandangan Pulau Sebuku KecilPantai Pulau Sebuku Kecil

Pulau Sebuku Besar

Pemandangan Bawah Laut Pulau Sebuku Besar

Letak Pulau Sebuku Besar tidak jauh dari Pulau Sebuku Kecil. Pulau Sebuku Besar memiliki luas sekitar 17.71 km2. Dahulu pada tahun 1920-an, pulau ini merupakan area perkebunan kopra. Namun, saat ini pulau ini tidak berpenghuni. Pulau Sebuku Besar memiliki keindahan bawah laut yang cukup menawan. Namun anda harus berhati-hati saat snorkling, tanyakan kepada pemandu apakah lagi musim ubur-ubur. Jangan sampai tubuh anda gatal-gatal karena diserang ubur-ubur. Titik snorkling Pulau Sebuku Besar tidaklah terlalu dalam. Anda akan dapat melihat dengan jelas terumbu karang dan berbagai jenis ikan.

Rombongan Snorkling Pulau Sebuku Besar

Pulau Sebesi

Pulau Sebesi

Pulau Sebesi merupakan salah satu pulau besar yang berada di selat sunda, dengan memiliki luas sekitar 16 km2. Pulau ini merupakan pulau berpenghuni. Ada sekitar 2000 penduduk yang menempati pulau ini. Banyak rumah warga yang dapat dijadikan tempat menginap (homestay) selama anda berwisata ke krakatau. Selain homestay, anda pun dapat menginap di penginapan dengan kamar yang dapat diisi 8-10 orang. Pulau sebesi pun menawarkan titik snorkling yang cukup menarik. Namun, titik snorkling tersebut tergolong cukup dalam, sehingga anda perlu sedikit menyelam. Perlu dicatat bahwa listrik di pulau ini hanya hidup pukul 18.00 – 24.00. Jadi pastikan anda membawa kaberl roll atau stop kontak kaki tiga bila anda tidak ingin berebutan mencolokan berbagai gadget anda selama menginap di Pulau Sebesi.

Dermaga Pulau Sebesi

Pulau Umang-Umang

Pulau Umang-Umang

Nama pulau ini mirip dengan pulau umang yang berada di Banten. Namun letak Pulau Umang-Umang berada disekitar kawasan krakatau, Lampung. Dari Pulau Sebesi, Pulau Umang-umang hanya berjarak “sejengkal” karena dapat ditempuh dalam waktu sekitar 15 menit. Pulau ini menawarkan pemandangan mempesona dengan karakteristik pantai berpasir putih namun tidak lebar dengan banyak batu karang besar, sebagian area pantai pun terdiri dari serpihan karang. Untuk snorkling, kawasan ini tidak terlalu menarik, tidak banyak menawarkan pemandangan bawah laut dengan terumbu karang.

Pantai Pulau Umang-Umang

Gunung Anak Krakatau

cagar-alam-krakatau

Gunung Anak Krakatau memiliki luas sekitar 320 Ha dan merupakan pulau tak berpenghuni. Gunung Anak Krakatau termasuk kedalam kawasan Cagar Alam Krakatau total seluas 13.605 Ha yang dikelola oleh Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Lampung. Kawasan Cagar Alam Krakatau merupakan situs yang termasuk kedalam World Heritage yang terdiri dari Pulau Rakata (1400 Ha), Pulau Sertung (1060 Ha) dan Pulau Panjang (320 Ha).  Dulunya Cagar Alam Krakatau dikelola oleh Provinsi Banten. Namun sekitar tahun 1996, kawasan Cagar Alam Krakatau diserahkan ke BKSDA Lampung untuk dikelola dan diawasi.

Kami berangkat dari Pulau Sebesi pukul 04.30 pagi menuju Gunung Anak Krakatau. Perjalanan yang ditempuh dari Pulau Sebesi ke Gunung Anak Krakatau sekitar 90-120 menit. Ombak cukup besar selama perjalanan membuat beberapa orang dalam rombongan mabuk sampai muntah. Namun, berdasarkan informasi guide lokal, rombongan kami tergolong “bersih” dibanding 3 rombongan lainnya di waktu yang bersamaan mengunjungi Gunung Anak Krakatau. Kabar yang cukup menggembirakan. Saran dari saya selama perjalanan menuju anak krakatau, tiduran atau menutup mata anda dan rilekskan badan akan membantu anda tidak merasakan mual.

Kawasan Krakatau sendiri mulai banyak dilirik karena lokasinya yang tidak begitu jauh dan menawarkan pemandangan yang tidak kalah menarik dibanding Bromo dan Semeru.  Banyak wisatawan yang ingin menjejakkan kakinya untuk melihat lebih dekat anak krakatau, dan mengenal serta menggali informasi dari badan vulkanologi setempat mengenai sejarah mahadahsyatnya letusan krakatau dan perkembangan anak krakatau.

Peta Cagar Alam Krakatau

Sayangnya, wisatawan sudah tidak dapat mendaki sampai puncak anak krakatau sejak tahun 2011 karena aktivitas gunung anak krakatau. Ketinggian gunung anak krakatau saat ini sekitar 450 meter sejak kemunculannya pada tahun 1927, atau dengan kata lain estimasi pertumbuhan tinggi anak krakatau sekitar 5-6 meter per tahun. Gunung anak krakatau akan tumbuh setiap tahun karena masih aktif dan adanya aktivitas lava di dalam gunung api ini.

background-gunung-rakata-2

Dalam pendakian, para wisatawan hanya akan dapat mendaki gunung anak krakatau sampai ketinggian sekitar 200 meter yang dapat ditempuh dalam waktu 30-45 menit sampai pos terakhir pendakian. Saat ada pengunjung, biasanya akan didamping petugas dari KSDA Lampung yang ditugaskan selama seminggu secara bergantian di Kawasan Anak Krakatau.

anak-krakatau

Lagoon Cabe, Pulau Gunung Rakata

Lagoon Cabe terletak di kawasan Gunung Rakata (Krakatau induk yang meletus dahsyat pada tahun 1883, namun saat ini Gunung Rakata sudah tidak aktif). Lagoon Cabe merupakan spot terbaik yang berada di kawasan Cagar Alam Krakatau. Kenapa saya berkata demikian karena perairan yang jernih membuat wisatawan dapat melihat sampai dasar laut yang kedalamannya maksimum hanya 5-10 meter. Namun anda harus hati-hati, karena disekitar Lagoon ini terdapat palung laut yang tidak terlihat dasarnya. Gunung Anak Rakata tidak memiliki garis pantai. Dari kejauhan yang terlihat hanyalah garis karang dan bebatuan sebagai bibir pulau. Namun keindahan bawah laut di kawasan Gunung Rakata, dalam hal ini adalah Lagoon Cabe merupakan spot paling menarik. Save the best for the last, pepatah yang sangat menggambarkan situasi di Lagoon Cabe.

Pemandangan Bawah Laut Lagoon Cabe, Gunung Rakata part 3

Pemandangan Bawah Laut Lagoon Cabe, Gunung Rakata part 2

Pemandangan Bawah Laut Lagoon Cabe, Gunung Rakata

Beberapa Informasi Harga / Tarif

Tarif Bus Jabotabek – Merak : Rp 20.000 – Rp 25.000 / orang

Tarif Kapal Merak – Bakauheni : Rp 13.000 / orang dewasa

Tarif Sewa Kapal : Rp 2.500.000

Homestay : Rp 50-100.000 / orang

Ranger + Izin Pendakian : Rp 200.000 / kelompok

Makan di Pulau Sebesi : Rp 15.000 / porsi

Sewa Peralatan Snorkling : Rp 75.000

Special Thanks

Ucapan terima kasih sebanyaknya untuk rombongan BPI (Backpacker Indonesia) INDAHNESIA – IndonesiaMasihIndah untuk trip ke kawasan krakatau pada akhir April 2014.

Gunung Anak Krakatau

Advertisements
Comments
  1. eka says:

    Kak mau tanya nama travelnya apa ya?

    • jefrihutagalung says:

      INDAHNESIA, cek aja di situs backpackerindonesia atau cek juga kaskus. Karena sewaktu kesana, ada 4-5 rombongan di waktu bersamaan, ada yang dari BPI dan ada juga dari kaskus

  2. Nice Blog Jefri. I may have some work for you on a building education project I am preparing. Email if you are interested.

  3. ikhsangouse says:

    wis keren abis ni poto-potonya mas.
    mantap.
    coba kunjungi berita wisataunik di minangkabau Sumatra Barat mas.

  4. luky says:

    Bang Jeffry, di Lampung pantai yg paling enak buat wisata keluarga dimana? kalo teluk kiluan recommended gak? terima kasih

    • jefrihutagalung says:

      maaf ya baru balas. Saya baru dua tempat wisata yang saya kunjungi di lampung yaitu teluk kiluan dan anak krakatau. Untuk wisata keluarga, coba dilihat berdasarkan minat keluarga anda. Bila keluarga anda suka dengan aktivitas snorkling dan bermain dengan air, kedua tempat tersebut cocok, terutama anak krakatau. Saran saya, kalau untuk keluarga yang telah memiliki anak, lebih baik memilih wisata yang ringan seperti menikmati pantai, pemandangan alam. Bila anak anda sudah bisa berenang, kedua tempat yg saya sebutkan pun bisa menjadi opsi namun tetap harus dalam pengawasan ketat

  5. mas jefri……kapan ke anak gunung krakatau lagi

  6. Boleh info kesini mas ke nomor saya 085710006039 makasih banyak mas

    • jefrihutagalung says:

      maaf mas, saya mulai jarang sekali buka blog. jadi baru membalas. Saya pernah minta cp sewa kapal dari panitia, namun sayangnya no tsb kehapus seiring dengan telepon genggam saya yang rusak. Maaf tidak bisa membantu

  7. kennedi says:

    haloo, mas info dong angkot dari merak ke canti brp biaya nya?

  8. Erwandy says:

    Luar biasa, kalau ada lagi sy mau ikut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s